Dunia bunda dan Anak

MY Diary (2)

Posted on: Juni 12, 2009

Semenjak di SMU idealisme-ku untuk menjadi Juara (dari SD – MTs aku juara 1 terus:)) turun drastis. pada saat itu, sekolah mengadakan program kelas unggulan. Di mana kelas unggulan itu berisi siswa2 yang menjadi 5 besar di kelasnya masing2 sebelumnya.wah..siapa yang ga ngeri.hi..hi…

Jadi prinsipku sejak itu berubah…”lebih baik menjadi orang yang bodoh diantara orang2 yang pinter daripada menjadi orang yang paling pinter diantara orang2 yang bodoh” tul, nggak???

Namun demikian..aku tetap tidak putus asa,kok. bukan lagi juara berapa yang kuperjuangkan..tapi nilai berapa.maksudnya biar ga malu-maluin gitu…jadi kalau di kelas itu nilai yang sama bisa lebih dari 8 orang. jadi setiap peringkat bisa diduduki oleh 8 orang atau lebih sekaligus..he..he…pasti gurunya juga bingung mo ngasih peringkat:)

Jadi sistem peringkatnya adalah sistem titik. misalnya ada 8 siswa yang nilai jumlah raportnya  sama, maka 8 siswa itu masing2 dibagian peringkat mendapat rangking 2.1; 2.2; ….dan seterusnya 2.8. ga tau juga nanti titiknya itu diberikan berdasarkan parameter apa. Dan waktu itu aku pernah menduduki peringkat 2.6. (cukup hebat, kan???)

Hingga pada suatu hari ada tawaran untuk SMU-ku untuk mengikuti PMDK (bisa masuk perguruan tinggi melalui seleksi nilai raport, bukan ujian), di mana salah satu syaratnya adalah minimal untuk 5 besar. tentunya banyak temen2 yang tidak membuang kesempatan itu.

Tapi setelah ditunggu beberapa waktu, hanya sedikit sekali siswa yang terjaring di PMDK (dibandingkan tahun sebelumnya). Ga tau kenapa…sempat terpikir apa peringkat sistem titik itu orang salah mengartikan membaca,ya? Peringkat 2.6 yang seharusnya dibaca peringkat ke 2 dari urutan 6 siswa yang mempunyai peringkat 2 di baca peringkat 26…????? Tapi tidak apalah, mungkin memang itu bukan yang terbaik untuk kami

Hingga akhirnya…tibalah saat pengumuman kelulusan itu tiba. Alhamdulillah tidak ada yang tidak lulus. Karena SMU-ku favorit, gitu…he..he..isinya orang2 terpilih. Temen2-ku semua sudah sibuk merencanakan ke mana habis lulus, mau ikut bimbingan belajar apa (walaupun sebelumnya sudah ada yang sudah ikut tambahan les belajar), dll. Trus aku???

Bingung sekali waktu itu… dari semua saudaraku belum ada yang kuliah di PTN (Perguruan Tinggi Negeri). Dari 4 saudaraku baru 1 yang kuliah, itupun kuliah di PTS jurusan pendidikan Guru di kota sebelah. jadi bisa ditempuh dengan 1 bis aja.

Dan aku tidak seberuntung temen2-ku yang bisa mengikuti bimbingan belajar. Aku tidak bisa mengikuti bimbingan belajar, karena maklum, ayahku aja yang bekerja sebagai Guru MI yang gajinya tidak seberapa. tapi alhamdulillah dorongan untuk tetap kuliah cukup besar dari semua saudaraku.  Jadi BONEK (Bondo Nekat)!!!

Selanjutnya….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Komentar Pengunjung

%d blogger menyukai ini: