Dunia bunda dan Anak

Susu Sapi vs Susu Kedelai

Posted on: Mei 22, 2009

Bila buah hati kita telah sempurna/selesai  masa penyusuannya(ASI), maka suplemen berupa susu harus tetap diberikan untuk melengkapi kebutuhan gizi yang mungkin belum tercakup dalam makanan yang diberikan.

Sebagai ibu, harus bisa memilih susu (suplemen) apa yang akan diberikan ? apalagi sekarang banyak sekali macam – macam produk susu yang ada di pasaran, ada yang dari olahan susu sapi dan juga susu nabati (susu kedelai).

Dalam beberapa penelitian, kandungan gizi pada susu kedelai lebih tinggi  dibanding susu sapi. Berikut perbandingannya :

SUSU SAPI

SUSU KEDELAI

1.

Mengandung kolesterol.

Tidak mengandung kolesterol.

2.

Kandungan protein lebih rendah dibandingkan telur, daging, ikan dan keju.

Kandungan protein lebih tinggi 11 kali dari susu sapi.

3 kali lebih tinggi dari telur.

1,5 kali lebih tinggi dari keju.

3.

Protein hewan.

Protein sayur-sayuran.

4.

Protein hewan yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan.

Protein sayuran yang lengkap diperlukan oleh tubuh.

5.

Memberikan kalsium yang mencukupi namun tak mampu mencegah kehilangan kalsium atau memberikan perlindungan dari rapuh tulang (osteoporosis).

Mengandung kalsium 3 kali lebih tinggi dan menjaga kadar kalsium untuk mencegah kerapuhan tulang.

6.

Untuk anak-anak dan bayi yang normal.

Untuk anak-anak dan bayi yang normal, termasuk untuk yang mengidap alergi atau tidak boleh minum susu sapi.

7.

Tidak mengandung isoflavon.

Mengandung isoflavon.*

8.

Tidak mengandung phytoestrogen.

Mengandung phytoestrogen.*

9.

Tidak mengandung lesitin.

Mengandung lesitin.*

10.

Tidak mengandung saponin.

Mengandung saponin.*

Keterangan :

Isoflavon:
Sejenis phytonutrien yang strukturnya sama dengan struktur estrogen.

Fungsi-fungsi Isoflavones

Melawan Kanker terutama kanker prostat, payudara, uterus, dan usus

Mengurangi Kolesterol

Meningkatkan HDL dan mengurangi LDL

Mengurangi gejala menopause

Lesitin:

Menurunkan LDL

Mengurangi resiko serangan jantung, tekanan darah tinggi

Menguatkan sel tubuh

Membantu dalam perkembangan sel otak

Saponin:

Mengurangi pengumpulan radikal bebas yang menyebabkan resiko kanker

Sumber protein nabati yang terbaik

Meningkatkan metabolisme tubuh

Menguatkan sistem imun tubuh

Menstabilkan kadar gula darah

Melindungi jantung

Menambah daya ingat

Membentuk tulang yang kuat

Menurunkan resiko sakit jantung

Menurunkan tekanan darah dan kolesterol

Mencegah menopause bagi wanita

Menurunkan resiko kanker payudara

Menurunkan resiko kanker prostat

Mengurangi resiko serangan jantung dan stroke

Menghasilkan tenaga dan meningkatkan kesehatan

Namun demikian, memilih suplemen untuk buah hati Anda merupakan keputusan pribadi Anda, yang tentunya Anda jangan lupa untuk mengkonsultasikannnya dengan ahli kesehatan / Dokter.

Iklan

2 Tanggapan to "Susu Sapi vs Susu Kedelai"

Saya sempat bingung dan kuatir ketika mendapat kiriman email dari seorang teman yang menyatakan soya menyebabkan kanker. Tolong kirimi saya email yang meyakinkan bahwa soya memang benar-benar bermanfaat dan tidak malah menyebabkan kanker. Thanks

Ibu Titien…setahu saya tidak ada penelitian bahwa soya/kedelai itu penyebab kanker, justru sebaliknya kedelai itu punya zat yang disebut isoflavon atau zat anti kanker.Apalagi dia produk nabati, dipastikan aman untuk pencernaan kita. Apalagi untuk soya melilia ini bebas dari purin, karena khusus kedelai yang dikupas kulitnya. Moga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Komentar Pengunjung

%d blogger menyukai ini: